Lagu Paling Berpengaruh di Dunia

Berbicara lewat irama sebuah irama merupakan sebuah cara orang untuk dapat berekspresi. Karena musik sendiri dimana bukan sebuah hal yang dimana hanya tentang penggunaan suara dan juga nada saja. Pengertian tersebut yang dimana memang sangat nampak jelas direfleksikan untuk delapan musisi berikut ini karna mereka berhasil menciptakan lagu yang sangat dalam dan juga bahkan lirik lagu yang sangat sarat ideologi. Bukan semata tentang sebuah patah hati atau juga sebuah hal yang mengungkapkan sebuah rasa bahagia. Namun musik sendiri yang dimana biasanya menjadi salah satu hal yang dijadikan sebuah media untuk bermain game joker123 yang biasanya juga akan digunakan untuk menyuarakan sebuah protes ketidakadilan dan sebuah proses mimpi atas sebuah keberlangsungan hidup yang ada menyangkut jutaan manusia.

Lagu Paling Berpengaruh di Dunia

Untuk itu dalam artikel ini akan dirangkum tentang delapan lagu yang dimana bisa dapat berhasil mengubah wajah dunia karena dipandang sebagai salah satu lagu yang memiliki sebuah pengaruh masif yang ada di dalam jangka waktu yang teramat sangat panjang di dunia musik. Merangkum beberapa lagu yang dimana berhasil dengan dan mengubah sebuah wajah dunia karena sebuah dipandang sebuah memiliki tentang pengaruh masif dalam sebuah jangka waktu yang dimana teramat panjang.

Eugene Pottier – Internationale

Hingga kini yang dimana lagu pertama yang memiliki makna yang sangat mendalam di dunia musik sendiri yang dimana lagu ini berjudul Internationale. Dimana lagu ini sendiri masih menjadi sebuah lagu yang dimana juga sangat rajin disuarakan oleh para kaum buruh  yang ada setiap peringatan hari yang biasanya akan dilakukan dalam acara mayday, tidak terkecuali yang ada di Indonesia. Adalah Ki Hajar Dewantara yang dimana beliau sendiri menjadi seorang yang sudah berhasil untuk dapat menerjemahkan tentang Internationale yang dimana dalam lirik yang menggunakan Bahasa Indonesia.

Soalnya lirik dimana ada dan juga terkandung di dalam lagu tersebut yang juga menjadi salah satu hal yang dimana menjadi suatu yang juga dapat dinilai mewakili banyak suara yang datang dari kaum kiri di seluruh dunia. Di Indonesia, sendiri lagu “Internationale” sendiri adalah sebuah lagu yang dimana memang sangat begitu dekat dengan tentang sebuah gerakan komunis. Bahkan Partai Komunis yang ada di Indonesia sendiri yang dimana pada saat itu sempat menjadikan “Internationale” sendiri yang dimanma menjadi sebuah lagu wajib setelah lagu Indonesia Raya. 

Dalam sejarahnya, yang dimana juga sempat dan juga pernah dikutip dikutip dari sebuah Peoples World, “Internationale” yang dimana dalam hal ini dapat juga ditulis oleh seorang sosialis yang berasal dari Prancis bernama Eugene Pottier yang dimana pada saat itu tepatnya yaitu pada tahun 1871. Kini lagu “Internationale” sendiri menjadi sebuah lagu yang sangat legendaris dan saking terkenalnya lagu ini sendiri yang dimana telah berhasil untuk dapat diterjemahkan ke dalam banyak bahasa dunia.

Ketika itu dimana pada saat itu ketika kaum buruh Prancis yang dimana juga menjadi salah satu lagu yang juga sangat berhasil untuk dapat membangun sebuah kekuasaan proletar yang pertama yang ada  di dunia melalui Komune Paris. Dalam pengertian Karl Marx, proletar sendiri yang dimana merupakan sebuah masyarakat kelas kedua setelah kapitalis. Revolusi tersebut  yang dimana juga menjadi salah satu yang terekam jelas dalam lirik “Internationale”.

Hingga kini lagu tersebut yang dimana menjadi salah satu lagu dengan makna yang sangat dikenal tentang kaum buruh. Dan lagu tersebut juga selalu menjadi lagu yang biasanya disuarakan di berbagai negara sebagai upaya untuk dapat membakar sebuah semangat dan juga sebuah perlawanan yang bisa digunakan untuk sebuah keadilan sosial. Namun kini citranya sendiri yang dimana tidak hanya identik kehidupan yang ada dengan kaum sosialis atau juga yang ada di dalam komunis.

John Lennon – Imagine

Lagu berjudul yang juga menjadi sebuah lagu yang juga syarat dengan makna selanjutnya yaitu adalah lagu “Imagine” yang dimana lagu ini sendiri adalah sebuah lagu yang dimana menggambarkan sebuah sisi kontroversi yang ada dari sang penulis, John Lennon yang dimana juga menjadi salah satu yang sangat begitu utopia. Dalam lirik lagunya sendiri yang dimana terekam jelas tentang sebuah mimpi yang ada dari Lennon tentang mengenai perdamaian dunia yang sangat harmoni tanpa adanya sebuah perang dan juga tanpa adanya sebuah kemiskinan. Mimpi Lennon sendiri yang dimana juga menjadi salah satu yang dirinya tuangkan dalam sebuah gagasan yang dimana gagasan tersebut menjadi salah satu hal yang dimana juga akan menjadi suatu hal yang diharapkan tentang sebuah kehadiran tersebut seperti yang ada di dunia tanpa adanya negara dan juga agama.

Hal yang  dimana juga menjadi salah satu hal yang memang dipandang Lennon sebagai salah satu alasan yang dimana biasanya akan terjadinya sebuah perang antar manusia. Wajar jika kemudian nantinya akan ada beberapa kalangan yang dimana kalangan tersebut yang nantinya akan dapat menganggap “Imagine” sendiri menjadi salah satu yang juga  merupakan bentuk dari sebuah ideologi yang dimana anti agama dan juga anti nasionalisme.

Bob Dylan (TheTimes They Are A Changin)

Majalah Rolling Stone yang dimana kemudian sempat menunjuk “Like a Rolling Stone” yang ada djan dimiliki oleh Bob Dylan ini yang dimana juga menjadi salah satu lagu terbaik yang ada dan pernah diputar sepanjang masa. Namun  lagu The Times They Are A Changing adalah dimana sebuah lagu yang ada di dalam sebuah pandangan yang ada dan juga menjadi suatu hal yang sangat berpengaruh dalam diskografi besar seorang Bob Dylan.

Dalam lagunya tersebut dimana Bob Dylan sendiri yang terlihat tengah mengajukan sebuah protes yang ada seraya juga dirinya mengajak seluruh masyarakat yang ada di dunia yang dimana nantinya agar tidak takut menghadapi sebuah perkembangan zaman  yang  sudah lekat dengan perang. Hingga dimana pada akhirnya “The Times They Are A Changing” sendiri juga pernah menjadi sebuah soundtrack bagi pergerakan yang ada untuk anti perang yang dimana hal tersebut juga menjadi salah satu hal yang terjadi dan juga menjadi salah satu hal yang melibatkan tentang Amerika Serikat. Bob Dylan sendiri yang dimana dirinya memang dikenal sebagai seorang musisi yang dimana dirinya sendiri kerap melayangkan sebuah protes yang digunakan melalui sebuah lirik lagu, baik dengan menggunakan sebuah isu yang dimana mengenai sebuah isu politik, rasisme dan juga maupun anti militer.

Rage Against The Machine Killing The Name 

Tidak akan ada sebuah Audioslave jika saja Tom Morello yang dimana dirinya tidak pernah mendirikan Rage Against The Machine. Namun dua band yang beda zaman tersebut ternyata memang memiliki karakter yang sangat berbeda.  Ketika Audioslave yang dimana terasa sangat industri maka lain halnya  dengan band Rage Against The Machine yang dimana band tersebut menjadi salah satu band yang dikenal begitu kiri. Grup band  yang merupakan grup yang berasal dari  Amerika Serikat tersebut yang dimana juga menjadi salah satu hal yang memang dikenal sangat keras dan juga dikenal sangat berani dalam hal menulis lirik lagu yang memang  beraroma perjuangan.  Salah satunya yang dimana sangat terasa dengan sangat jelas yang ada di dalam lagu yang berjudul “Killing In The Name” yang dimana lagu tersebut menjadi sebuah lagu yang sudah ditulis tahun 1992. “Killing In The Name” adalah sebuah lagu yang khusus dipersembahkan sebagai salah satu cara sebagai bentuk perlawanan terhadap rasisme dan juga terhadap sikap ketidakadilan polisi  yang ada di Los Angeles. 

Itulah beberapa lagu-lagu yang merupakan lagu yang berdampak besar bagi dunia. Lagu-lagu tersebut yang dimana adalah sebuah lagu yang dimana memang memiliki banyak sekali makna yang tersirat. Bahkan beberapa musisi yang memang sengaja membuat lagu tersebut di tunjungan sebagai salah satu bentuk menanggapi hal yang terjadi di dunia

Comments are closed.